Masih Saja ada Diskriminasi di Lingkungan Pendidikan Kita

Gunung Sitoli – Beredar informasi bahwa terjadi pelarangan penggunaan jilbab oleh siswi muslim di salah satu sekolah di Gunung Sitoli Nias.

Informasi tersebut didapatkan dari Suarno (54) orangtua dari GA (13) murid kelas VI SD, yang keberatan terhadap aksi Kepala Sekolah SD di Gunungsitoli, Sumatera Utara terkait adanya pelarangan menggunakan jilbab di sekolah tempat anaknya belajar.

Hal tersebut dibenarkan oleh kepala sekolah tempat siswi tersebut belajar. Kepala sekolah tersebut beralasan agar terjadi keseragaman bagi seluruh murid yang bersekolah ditempatnya.

Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kota Gunungsitoli Sumatera Utara Yafeti K Bu’ulolo menyayangkan, adanya Informasi pelarangan jilbab di salah satu SD Negeri, Gunungsitoli, Sumatera Utara. Menurut dia, perlakuan itu mencoreng salah satu prinsip dasar pendidikan, yaitu menghargai sesama manusia dan umat beragama. Terkait hal ini, Yafeti berjanji pihaknya akan melakukan investigasi terkait informasi tersebut.

“Informasi tersebut akan dilakukan investigasi dan mencari solusi terbaik,” kata Yafeti K Bu’ulolo, Kepala Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli, Jum’at (15/7/2022) di Gunungsitoli.

Menurutnya, pelarangan jilbab itu bisa memicu kontroversi di antara orang tua murid, pemerintah dan masyarakat luas. Kepala sekolah dan guru sudah seharusnya menghargai agama yang dianut siswa serta nilai yang dijunjung keluarga dan norma yang hidup di lingkungan sekolah itu. Terkait informasi yang ada saat ini, pihaknya telah menugaskan tim untuk melakukan investigasi. Bila terdapat temuan, akan dilakukan tindakan sesuai aturan yang berlaku di kepegawaian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *